Semua Membutuhkan Istirahat

Semua memang membutuhkan yang namanya istirahat seperti mata yang terus menerus kita gunakan untuk melihat keindahan ciptaan Allah di bumi ini. Otak yang setiap waktu kita gunakan untuk berpikir segala macam, serta tubuh yang selalu kita gunakan untuk berbagai macam pekerjaan dan masih banyak lagi. Semua itu membutuhkan istirahat.
Begitu juga dengan… HATI dan PERASAAN.

Waktu kecil dulu, aku selalu bingung kenapa orang capek, lelah, galau, dan mengapa semua orang itu perlu istirahat. Beranjak remaja pertanyaan itu terus menerus ada di pikiranku, pertanyaan itu terjawab setelah kejadian di dekat lapangan basket.

Aku sedang asyik bermain basket bersama teman-teman, kadang aku melirik gebetanku yang juga sedang melihat aku bermain sama teman-teman. Saat itu juga aku melihat ada seseorang yang menghampiri gebetanku dengan raut muka yang senang sekali dan sambil mengucapkan sesuatu yang aku gak tau apa yang diucapkannya, dan mereka berdua segera berlari menuju kantin belakang sekolah.

Bel tanda masuk pelajaran selanjutnya pun berbunyi. Aku tak tau apakah gebetanku sudah masuk ke kelas nya atau belum. Karena aku sedang malas mencarinya. Dan bukan hanya karena rasa malas. Tapi, masalahnya pelajaran sehabis istirahat adalah pelajaran IPA yang pengajarnya adalah Pak Semulyadi yang terkenal ketegasan dan kedisiplinan beliau se-antero sekolahan.

Saat Pak Semulyadi sedang menjelaskan rumus Coulumb ,teman sebangku gue Fajar meyenggol gue seraya berkata:

“Noh gebeten elo si Canty udah jadian sama si Gatot, apa gue bilang lo sih kelamaan PDKTnya, PDKT udah 2 bulan gak di tembak-tembak aja, tuh kan duluan orang, baru tau rasa lo” Ujar Fajar sambil tertawa kecil.

“Masa sih jar, wahhh pupus dah harapan gue, mungkin gue lagi gak dapat arisan jar, hahaha” sambil tertawa.

Jadi aku sama Canty udah lama sms-an gitu, kadang juga telponan, tapi aku gak berani menyatakan cinta sama dia, Aku takut malah trauma. Jadi singkat cerita, pulang sekolah aku langsung menghampiri kelasnya Canty yang gak terlalu jauh dari kelasku. Aku melihat dia sedang ngeberesin bukunya, aku pun menghampiri dia dengan muka yang penuh pilu seraya berkata:

“Lo… U..dah ja..dian sama.. si Gatot ?” Ujar gue.
“Iya udah, tadi pas istirahat dia langsung nembak aku loh…” Ujar Canty.
“Oh.. gitu ya, gue pulang dulu yah” sambil melangkah keluar kelas.

Sejak saat itu aku berhenti menghubungi dia lagi. Dan pertanyaan gue sejak kecil terjawab sudah. Semuanya memang butuh istirahat, bahkan hati dan perasaan membutuhkannya juga. Karena kita semua mempunyai arti kata lelah dan capek, seperti aku yang sudah lelah mencari arti cinta dan sekarang aku ingin hati dan perasaanku di istirahatin dulu.

Sekian.